Bahasa Roh sebagai Simbol Universalitas Injil: Analisis Hermeneutik Kontekstual Misiologis Terhadap Kisah Para Rasul 2
Keywords:
Bahasa Roh, Universalitas Injil, Missio DeiAbstract
Penelitian ini menganalisis fenomena bahasa roh dalam Kisah Para Rasul 2 melalui pendekatan hermeneutik kontekstual misiologis untuk menegaskan makna linguistik dan teologisnya sebagai simbol universalitas Injil. Peristiwa Pentakosta dipahami bukan sekadar pengalaman karismatik individual, melainkan sebagai medium komunikasi lintas budaya, suku, ras, dan bahasa yang memungkinkan setiap orang mendengar Kabar Keselamatan dalam bahasa mereka sendiri. Analisis leksikal terhadap istilah glossais, dialekto, pantes, dan pneumatos hagiou menunjukkan bahwa bahasa roh merupakan bahasa manusia nyata yang dimengerti pendengar, sekaligus tanda teologis bahwa Injil bersifat inklusif dan transnasional. Secara historis, momentum Shavuot menjadi titik awal pewartaan Injil yang bersifat universal, sementara secara pneumatologis Roh Kudus tampil sebagai agen utama missio Dei yang menggerakkan misi gereja. Kebaruan penelitian ini terletak pada penafsiran bahasa roh bukan hanya sebagai fenomena karismatik, tetapi sebagai simbol universalitas Injil yang menegaskan paradigma misi gereja lintas zaman. Implikasi penelitian menekankan pentingnya pelayanan inkarnasional yang relevan dengan konteks lokal, koreksi terhadap partikularisme religius, serta tuntutan praktis bagi gereja untuk mengembangkan pelayanan lintas budaya yang adaptif, akuntabel, dan kolaboratif. Dengan demikian, penelitian ini memperkaya kajian misiologi dan membuka ruang bagi pengembangan teologi yang relevan dengan konteks global.
Downloads
References
Aiba, Anggita. “Peran Konsep Missio Dei Dalam Konteks Gereja Lokal.” PASOLO: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (March 31, 2026): 17–24. https://doi.org/10.70420/pasolo.v3i1.166.
Amiman, Ramona Vera. “PENATALAYANAN GEREJA DI BIDANG MISI SEBAGAI KONTRIBUSI BAGI PELAKSANAAN MISI GEREJA.” Missio Ecclesiae 7, no. 2 (October 30, 2018): 164–87. https://doi.org/10.52157/me.v7i2.85.
Analisman Laoli, Sefi Taberima. “Pencobaan Di Tengah Kelimpahan : Analisis Teologis Terhadap Kitab Bilangan 11:31-35.” Teokristi Jurnal Teologi Kontekstual Dan Pelayanan Kristiani 06, no. 01 (2026): 16–30. https://doi.org/https://doi.org/10.38189/tjt.v6i1.1091.
Asbanu, Noh, Lie Ja Hwe, and Ulianto Nugroho. “Karya Roh Kudus Dalam Peristiwa Pentakosta Dan Implikasinya Terhadap Pertumbuhan Gereja Mula-Mula Dan Karismatik Kontemporer.” Philoxenia: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 4, no. 1 (November 30, 2025): 82–92. https://doi.org/10.59376/philoxenia.v4i1.58.
Bambangan, Malik. “IMPLEMENTASI MENJADI JEMAAT YANG MISIONER.” Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi 2, no. 2 (August 5, 2020): 124–39. https://doi.org/10.47457/phr.v2i2.37.
Barker, Ailsa. “Teologi, Studi Biblika, Dan Misi.” Indonesian Journal of Theology 5, no. 1 (June 24, 2018): 99–131. https://doi.org/10.46567/ijt.v5i1.36.
Camerling, Yosua Feliciano, and Hengki Wijaya. “Misi Dan Kebangkitan Rohani: Implikasi Misi Allah Bagi Gereja.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 1 (June 18, 2019): 57–71.
https://doi.org/10.37364/jireh.v1i1.11.
Galuh Pandandari, and Erni M.C. Efruan. “Integrasi Kristologi Dan Misiologi Berdasarkan Lukas 24:44-49 Bagi Pelayanan Misi Di Gereja Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) ICHTHUS Bumi Dirgantara Permai - Bekasi.” Missio Ecclesiae 9, no. 2 (October 30, 2020): 17–44. https://doi.org/10.52157/me.v9i2.129.
Katu, Jefri Hina Re. “Sebuah Perbandingan Terhadap Spiritualitas Postmodern Dan Spiritualitas Pentakosta.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 4, no. 1 (June 20, 2022): 18–29. https://doi.org/10.37364/jireh.v4i1.72.
Laoli, Oktiriani. “Menggali Kedalaman Kearifan Lokal: Fondrako Dan Mengasihi Musuh Dalam Kebudayaan Nias Dan Lukas 6:27-36.” Jurnal Teologi Cultivation 9, no. 2 (December 31, 2025): 604–21. https://doi.org/10.46965/jtc.v9i2.2804.
Lemeng, Deivy Gebby. “MISSIO DEI : PERAN GEREJA SEBAGAI MISI ALLAH DI ERA MODERN.” PASOLO: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (March 31, 2026): 25–38. https://doi.org/10.70420/pasolo.v3i1.165.
Lie, Heryanto David. “Penggenapan Progresif Misi Allah Dalam Kisah Para Rasul 1:8.” Jurnal Jaffray 15, no. 1 (March 14, 2017): 63. https://doi.org/10.25278/jj71.v15i1.235.
Lumbanraja, Daido Tri Sampurna. “Implikasi Teologis Makna Peristiwa Pentakosta Dalam Kisah Para Rasul 2: 1-13.” Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja 1, no. 1 (May 30, 2021): 69–82. https://doi.org/10.54170/dp.v1i1.43.
Manongga, John Stevie. “Stewardship Ekologis Berbasis Alkitab: Integrasi Hermeneutika Kontekstual Dan Doktrin Ineransi.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 8, no. 1 (June 1, 2025): 76–98. https://doi.org/10.34081/fidei.v8i1.625.
Maranatha, Christian Ade. “Penafsiran Alkitab Yang Dinamis.” RERUM: Journal of Biblical Practice 4, no. 2 (December 30, 2024): 138–55. https://doi.org/10.55076/rerum.v4i2.339.
Marde Christian Stenly Mawikere. ETNOTEOLOGI UNTUK MISI TRANSKULTURAL: Relasi Injil, Budaya, Dan Konteks Dalam Perspektif Alkitab Dan Sosio-Antropologis. Purwokerto: PT. Revormasi Jangkar Philosophia, 2026.
Matthew Henry. Tafsiran Matthew Henry Kitab Kisah Para Rasul. Edited by dan Stevy W. Tilaar Johnny Tjia, Barry van der Schoot. 1st ed. Surabaya: Momentum, 2014.
Mau, Marthen. “Makna Glossalalia Menurut Kisah Para Rasul 2:1-13 Dan Implikasi Urapan Roh Kudus Bagi Mahasiswa Teologi.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen) 3, no. 1 (June 15, 2021): 46–57. https://doi.org/10.59177/veritas.v3i1.104.
Ndiy, Ferderika Pertiwi, and S Susanto. “Prinsip Pertumbuhan Gereja Mula-Mula Ditinjau Dari Kisah Para Rasul 2:1-47 Dan Aplikasinya Bagi Gereja Masa Kini.” Integritas: Jurnal Teologi 1, no. 2 (December 19, 2019): 101–11. https://doi.org/10.47628/ijt.v1i2.13.
Pambayun, Kaventius. “Strategi Gereja-Gereja Daerah Menyikapi Tantangan Pelayanan.” TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 11, no. 1 (December 30, 2021): 99–123. https://doi.org/10.51828/td.v11i1.25.
Pattinaja, Aska Aprilano. “Pentakosta Sebagai Transformasi Karakter Orang Percaya: Kajian Etnoskopik Dalam Kisah Para Rasul 2:1-11.” LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta 7, no. 1 (December 22, 2025): 41–58. https://doi.org/10.37731/log.v7i1.310.
Perangin Angin, Yakub Hendrawan, and Tri Astuti Yeniretnowati. “Bahasa Roh Dalam Teologi Pantekosta Dan Implikasinya Bagi Hidup Orang Percaya.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen) 2, no. 2 (June 2, 2021): 135–46. https://doi.org/10.59177/veritas.v2i2.88.
Pranoto, Minggus Minarto. “Perkembangan Doktrin Inkarnasi Kristus: Misteri Iman Dan Dasar Keselamatan Manusia.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja 7, no. 2 (October 31, 2023): 202–21. https://doi.org/10.37368/ja.v7i2.603.
Putra, Adi, and Tony Salurante. “MISI HOLISTIK:” Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi 3, no. 2 (February 25, 2021): 191–203. https://doi.org/10.47457/phr.v3i2.115.
Siahaan, Harls Evan R. “Bahasa Roh Dan Spiritualitas Perikoresis Dalam Peristiwa Pentakosta: Analisis Reinterpretatif Kisah Para Rasul 2:1-13.” LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta 2, no. 2 (June 30, 2021): 18–31. https://doi.org/10.37731/log.v2i2.60.
Sinambela, Juita, and Janes Sinaga. “Naaman Dalam Dua Perjanjian.” JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. 3 (September 11, 2025): 57–77. https://doi.org/10.61404/juitak.v2i3.393.
Spiros Zodhiates. Complete Word Study New Testament w/ Parallel Greek. 3rd ed. Chattanooga: AMG Publishers, 1994.
Wibowo, Moses. “ROH KUDUS DALAM TEOLOGI PERJANJIAN BARU I:” Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi 1, no. 1 (July 14, 2020): 48–58. https://doi.org/10.47457/phr.v1i1.5.
Downloads
Published
Data Availability Statement
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks Alkitab dan literatur publik yang seluruhnya tersedia dan dapat diakses secara terbuka oleh umum
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 analisman laoli, Oktiriani Laoli, Sarah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles published in Jurnal Teologi Oligos are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit, and adapt the work, provided the original work and source are appropriately cited.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Teologi Oligos dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan siapa saja untuk menyalin, menyebarluaskan, mencampur, mengirimkan, dan mengadaptasi karya tersebut, asalkan karya asli dan sumbernya dikutip dengan benar.





