Analisis Eksegetis dan Dogmatis tentang Identitas Antikristus dalam 1 Yohanes 2:18-27
Keywords:
Antikristus, Eksegese, Gnostisisme, Inkarnasi, 1 Yohanes, KristologiAbstract
Istilah "Antikristus" dalam teologi populer sering kali direduksi menjadi figur politik eskatologis semata. Namun, surat 1 Yohanes 2:18-27 menyajikan perspektif berbeda: antikristus adalah realitas masa kini yang muncul dari dalam tubuh gereja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi identitas teologis dan sosiologis "antikristus" tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksegese gramatikal dan analisis dogmatika, penelitian ini menemukan bahwa antikristus merujuk pada kaum separatis (secessionists) yang memisahkan diri dari persekutuan rasuli. Kesesatan utama mereka adalah penyangkalan terhadap inkarnasi Yesus Kristus (proto-Gnostisisme). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semangat antikristus adalah setiap ajaran yang mendikotomi Yesus sejarah dan Kristus iman, yang harus direspons gereja melalui pengurapan Roh Kudus dan keteguhan pada ortodoksi.
References
Akin, Daniel L. 1, 2, 3 John. New American Commentary. Nashville: Broadman & Holman, 2001.
Brown, Raymond E. The Epistles of John. Anchor Bible. Garden City: Doubleday, 1982.
Candra, Theo Pilus. "Pemaknaan Yesus sebagai Ratu Adil melalui Pendekatan Kristologi Rakyat di Tengah Masyarakat Jawa." Jurnal Therapeuo: Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 1 (2025): 225-238.
Dju, Nyoman Lisias Fernand. "Analisis Kata Menō Berdasarkan Surat 1 Yohanes." Jurnal Jaffray 14, no. 1 (2016): 65-82.
Fee, Gordon D., dan Douglas Stuart. Hermeneutik: Bagaimana Menafsirkan Firman Tuhan dengan Benar! Malang: Gandum Mas, 2014.
Guthrie, Donald. Teologi Perjanjian Baru 1. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.
Hiebert, D. Edmond. "The Exposure of the Antichrist in 1 John 2:18-28." Bibliotheca Sacra 146, no. 582 (1989): 198-216.
Kapoh, Meyta. "Roh Antikristus Menurut 1 Yohanes 2:18-27 dan Keberadaannya dalam Masyarakat Post-Modernisme." Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) 2, no. 2 (2020): 177-188.
Kruse, Colin G. The Letters of John. Pillar New Testament Commentary. Grand Rapids: Eerdmans, 2000.
Marshall, I. Howard. The Epistles of John. New International Commentary on the New Testament. Grand Rapids: Eerdmans, 1978.
Mbuilima, Ayub. "Penerapan Karya Inkarnasi Kristus dalam Gereja Multikultural Sebagai Etik Gereja di Indonesia." Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2021): 134-152.
Smalley, Stephen S. 1, 2, 3 John. Word Biblical Commentary. Waco: Word Books, 1984.
Stevanus, Kalis. "Karya Kristus sebagai Dasar Pengudusan Orang Percaya." Jurnal Jaffray 17, no. 1 (2019): 53-70.
Stott, John. The Epistles of John. Tyndale New Testament Commentaries. Leicester: Inter-Varsity Press, 1988.
Takaliaung, Morris Philips. "Ancaman Ajaran Sesat di Lingkungan Kekristenan: Suatu Pelajaran Bagi Gereja-Gereja di Indonesia." Missio Ecclesiae 9, no. 1 (2020): 163-184.
Tambunan, Fernando, dan Heri Victor Ambarita. "Membangun Kredibilitas Kekristenan dalam Menghadapi Ajaran Sesat Berdasarkan 1 Yohanes 4:1-6." ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 1 (2019): 31-48.
Thiessen, Henry C. Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas, 2018.
Warae, Olohesi, dan K. Batu. "Pemahaman Iman Kristen Terhadap Kedatangan Anti Kristus Berdasarkan 1 Yohanes 4:1-6." Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Agama 4, no. 2 (2023): 120-135.
Zaluchu, Sonny Eli. "Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama." Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28-38.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Theo Pilus Candra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles published in Jurnal Teologi Oligos are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit, and adapt the work, provided the original work and source are appropriately cited.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Teologi Oligos dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan siapa saja untuk menyalin, menyebarluaskan, mencampur, mengirimkan, dan mengadaptasi karya tersebut, asalkan karya asli dan sumbernya dikutip dengan benar.




