Iman Yang Menembus Perbudakan: Perspektif Misiologis Berdasarkan 2 Raja-Raja 5:2–3
Keywords:
2 Raja-Raja 5:2–3, Perempuan Israel, Naaman, Misiologis, KesembuhanAbstract
Kisah Naaman dalam 2 Raja-Raja 5:2–3 dapat analisa dari perspektif misiologis. Iman seorang perempuan Israel menjadi satu poin penting tentang Tuhan dapat bekerja melalui siapa pun untuk mewartakan keselamatan di tengah-tengah perbudakkan. Penelitian ini menggunakan metode Literatur dengan kajian eksegetis misiologis kontekstual terhadap teks 2 Raja-Raja 5:2–3. Hasil kajian eksegetis menyatakan bahwa Naaman seorang panglima Aram menderita kusta dan memperoleh kesembuhan dari Allah melalui perempuan Israel dan nabi Elisa. Penyakit yang diderita oleh Naaman telah dihapus oleh Allah dan kesembuhan menjadi tanda kasih karunia Allah. Selian itu, pernyataan Naaman merupakan fakta tentang iman Naaman yang tertuju kepada Allah Israel. Perspektif Misiologis dari 2 Raja-Raja 5:2–3 yaitu Missio Dei dan Kontekstualitas, sedangkan Implikasi Praktis untuk Gereja dan Pelayanan Misi yaitu Pelayanan Misi Lokal, Misi Lintas Batas, Misi Lintas Negara, dan Strategi Advokasi dan Kolaborasi Multi‑Sektoral.
References
Bambang Eko Putranto. Misi Kristen Menjangkau Jiwa Menyelamatkan Dunia. Yogyakarta: ANDI, 2007.
Bill Hull. Jesus Disciplemaker. Surabaya: Perkantas, 2015.
Charles R . and Swindoll. Kisah Menarik Orang-Orang Yang Terlupakan. Jakarta: Nafiri Gabriel, 2006.
Christopher J. H. Wright. Misi Umat Allah. Surabaya: Perkantas, 2013.
D.L Baker & A.A. Sitompul. Kamus Singkat Ibrani-Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2013.
David J. Bosch. Transformasi Misi Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.
Dwinatalia, Kris Veni, Afrikristiana Sidete, and Dea Saputri Ningsih. “KEADILAN UNTUK KAUM MISKIN: Strategi Misi Gereja Dalam Menghadirkan Keadilan Sosial Berdasarkan Sila Kelima Pancasila.” THEOSEBIA: Journal of Theology, Christian Religious Education and Psychospiritual 2, no. 1 (April 30, 2025): 54–72. https://doi.org/10.70420/theosebia.v2i1.54.
Ferdinan K. Suawa. Buku Ajar Pengantar Misiologi. Purwokerto: Revormasi Jangkar Philosophia, 2025. https://www.google.co.id/books/edition/Buku_Ajar_Pengantar_Misiologi/t26cEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=buku+misiologi&printsec=frontcover.
Francis Brown. The Brown Driver Briggs Gesenius Hebrew and English Lexicon. Indiana: Associated Publishers And Authors, 1978.
———. The Enhanced Brown Driver Briggs Hebrew And English Lexicon. Oxford: Clarendon Press, 1906.
Gabriel, Ravanelly Fabrizio. “Keadilan Dan Advokasi Sebagai Panggilan Gereja Dalam Konteks Kehidupan Kaum Buruh.” BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 2 (December 30, 2019): 248–63. https://doi.org/10.34307/b.v2i2.106.
Gordon D. Fee & Douglas Stuart. Hermeneutik Bagaimana Menafsirkan Firman Tuhan Dengan Tepat. Malang: Gandum Mas, 2009.
Grant R Osborne. Spiral Hermeneutik Pengantar Komprensif Bagi Penafsiran Alkitab. Surabaya: Momentum, 2018.
Gultom, Joni Manumpak Parulian. “Kepemimpinan Pelayan Mengajarkan Teologi Memberi Di Kalangan Pekerja Migran Indonesia Di Gereja Lokal Malaysia.” DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika 5, no. 1 (July 4, 2022): 34–50. https://doi.org/10.53547/diegesis.v5i1.189.
H.H. Rowley. Ibadat Israel Kuno. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Harry Foster. Corak Watak Manusia Dalam Alkitab. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2012.
J. I. Packer. Ensiklopedi Fakta Alkitab 1. Malang: Gandum Mas, 2016.
———. Ensiklopedi Fakta Alkitab 2. Malang: Gandum Mas, 2014.
Matthew Henry. Tafsiran Matthew Henry Kitab 1 & 2 Raja-Raja. Surabaya: Momentum, 2021.
Pattinaja, Aska Aprilano. “Menyuarakan Iman Di Tengah Penindasan: Analisis Naratif Tematik Kisah Gadis Tawanan Dari 2 Raja-Raja 5:1-5.” Sabda: Jurnal Teologi Kristen 6, no. 1 (March 27, 2025): 1–20. https://doi.org/10.55097/sabda.v6i1.187.
Pengantar Misiologi. Harianto GP. Yogyakarta: ANDI, 2012. https://www.google.co.id/books/edition/Pengantar_Misiologi/TKI5EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=buku+misiologi+pdf&pg=PR2&printsec=frontcover.
Perangin Angin, Yakub Hendrawan, and Tri Astuti Yeniretnowati. “Pemahaman Makna Pekerjaan Sebagai Misi Dan Implikasinya Bagi Orang Percaya.” THEOLOGIA INSANI (Jurnal Theologia, Pendidikan, Dan Misiologia Integratif) 2, no. 2 (July 31, 2023): 118–34. https://doi.org/10.58700/theologiainsani.v2i2.49.
Richard A.D. Siwu. Misi Dalam Pandangan Ekumenikal Dan Evangelikal Asia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.
Sinambela, Juita, and Janes Sinaga. “Naaman Dalam Dua Perjanjian.” JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. 3 (September 11, 2025): 57–77. https://doi.org/10.61404/juitak.v2i3.393.
Stephen T. UM & Justin Buzzard. Why Cities Martter. Yogyakarta: Katalis, 2023.
William D. Mounce. Basics of Biblical Greek. III. Malang: Literatur SAAT, 2011.
Yesri Esau Talan dan Made Nopen Suoriadi. Menjembatangi Jurang Menembus Batas Dengan Pendekatan Interkultural Komunikasi Injil Di Suku Boti. Yogyakarta: ANDI, 2022. https://www.google.co.id/books/edition/Menjembatani_Jurang_Menembus_Batas_denga/JWu1EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=buku+misiologi+pdf&pg=PA163&printsec=frontcover.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Firnoyoso, Analisman Laoli (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles published in Jurnal Teologi Oligos are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit, and adapt the work, provided the original work and source are appropriately cited.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Artikel yang diterbitkan di Jurnal Teologi Oligos dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan siapa saja untuk menyalin, menyebarluaskan, mencampur, mengirimkan, dan mengadaptasi karya tersebut, asalkan karya asli dan sumbernya dikutip dengan benar.




